Ada yang berbeda dengan malam ini. Sepertinya agak spesial dibanding Senin malam biasanya.
Jarang-jarang kan kita bisa bertemu di Senin malam, menghabiskan beberapa puluh menit walaupun hanya sekedar makan malam?
Pukul tujuh malam kamu menjemputku. (jadi ingat lirik lagu 'Sekali Lagi'nya So7) :D
Iya, jam tujuh malam kamu datang menjemputku. Lalu kita berdua makan malam di warung soto kesukaan orangtuamu, Soto Pak Polisi, begitu mereka memberi nama. Tidak tahu kenapa malam ini rasanya ingin sekali menikmati semangkuk soto. Di sana, ada suatu hal yang sedikit mengesalkan bagiku. Hampir saja aku tidak menemukan kehadiran Tuhan di situ. Merasa sangat tidak adil ketika pesanan kita datangnya belakangan dari mereka yang mesannya lebih akhir daripada kita. Aku menggerutu. Sedikit-sedikit mengeluhkan kenapa lama sekali. Kenapa mereka yang lebih didahului. Lalu pada akhirnya aku tersadar kenapa malam ini aku jadi tidak sabaran. Kenapa kamu yang biasanya sangat rewel untuk seperti ini malah terlihat lebih diam, sedikit lebih bijaksana dan mengalah. Kamu membela mereka dengan berkata mereka yang lebih dulu datang. Padahal aku jelas-jelas tahu kita yang lebih lama menunggu.
Kamu malam ini terlihat lebih serius. Ya, dibanding sebelum-sebelumnya, kamu dan sifat idiotmu terkadang.... ah sangat menyebalkan.
Tapi malam ini kamu sedikit berbeda.
Aku senang.
Lalu pengamen datang. Mereka menyanyikan lagu 'Yang Terlewatkan' nya So7.
Kemana kau s’lama ini bidadari yang kunanti
Kenapa baru sekarang kita dipertemukan
Sesal takkan ada arti karna semua t’lah terjadi
Kini kau t'lah menjalani sisa hidup dengannya
Mungkin salahku melewatkanmu
Tak mencarimu sepenuh hati
Maafkan aku…
Seperginya sang pengamen, aku masih tetap berpikir tentang lagu tersebut.
"Ternyata kita beruntung yah.." Kataku membuyarkan lamunanmu.
"Beruntung?"
"Iya, aku ngga bisa bayangin kita ketemu lagi dengan kondisi kita udah punya pasangan masing-masing."
Lalu kamu tersenyum. Lagi-lagi kamu harus menjelaskan lagi tentang takdir dengan defenisimu sendiri. Tentang 'kita' yang memang sudah seharusnya seperti ini. Tentang bagaimana kita harus bersyukur buat semua kejadian yang tidak mengenakkan sehingga kita bisa menjadi seperti ini dan menjadi kuat. Memang kita tidak hanya sekali berbicara tentang ini tapi aku menjadi sangat bersyukur karena pada akhirnya kita tidak terlewatkan.
Dia, yang telah mengijinkanmu memasuki berbagai macam neraka, memang sangat baik :)
Aku senang malam ini kita bisa bertemu. Biasanya hanya Jumat, Sabtu, Minggu.
Lalu Senin kamu balik lagi ke kotamu.
Ah, boleh request lagu 'Long Distance'nya Bruno Mars, tidak?
It's so hard, it's so hard
Where we are, where we are
You're so far, this long distance is killing me

Tidak ada komentar:
Posting Komentar