Jumat, 05 Oktober 2012

Mengasihi dengan cara yang berbeda

Lagi.
Aku berpapasan dengan orang yang telah 'tidak kukenal'.
Yang dengannya aku berusaha melupakan segala ingatan persahabatan.
Kita tidak pernah berteman.
Kita adalah musuh.
Tapi diam-diam aku masih mendoakan, semoga hatimu diberi kelembutan.
Aku mengasihimu karena jauh di lubuk hatiku kau masih seorang teman.

Lagi.
Perkara ketuhanan diperdebatkan oleh anaknya Tuhan.
Tentang aku dan si Tuhan.
Katanya aku anak yang spesial. Aku istimewa. Aku berharga.
Tapi menurutku yang lain juga spesial. Yang lain juga istimewa.
Berarti semuanya sama saja kan?
Lalu tidak bisakah aku menjadi sesuatu yang biasa saja?
Aku ingin berbeda.

Terkadang aku ingin mengasihi dengan cara yang berbeda.
Aku ingin mengasihi dengan caraku sendiri.
Mohon kiranya Tuhan memberikanku kerendahan hati.

Jogjakarta, 05 Oktober

Tidak ada komentar: