Aku bohong,
bilang aku kuat
Aku bohong,
bilang aku baik-baik saja
sementara di belakang aku sibuk menghapus airmata
Aku bohong,
bilang aku udah makan
Aku bohong,
bilang berangkat kuliah
sementara kenyataannya aku mendekam seharian di kamar kost ku
Aku mencoba cerita
aku mencoba terbuka
tentang apa yang terjadi, tentang semuanya
tapi ngga semudah itu
Sempat kutekan duabelas digit nomor
ingin kuutarakan apa yang membuatku marah
tapi nada panggilan yang terlalu lama dijawab
membuatku langsung menekan tombol end call
tak lama kemudian ponselku berdering
panggilan balik dari nomor yang kuhubungi tadi
langsung aku dicerca dengan pertanyaan apa mengapa
aku bilang saja tidak ada apa apa
daripada nanti malah membuat resah
ya, aku ngga pernah mencoba untuk berkata jujur
tentang apa yang terjadi, tentang semuanya
karena aku tahu
reaksi yang kudapat justru malah membuatku lebih sakit hati
(maafin aku, Mami)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar